RAPAT KERJA NASIONAL PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH 2013

       

LKPP sebagai salah satu agen dalam reformasi birokrasi, memberi dukungan penuh terhadap usaha pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan salah satu aspek pemerintahan yang rentan akan adanya praktik korupsi. Melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), LKPP berupaya untuk memperbaiki proses pengadaan, sehingga pengadaan barang/jasa pemerintah menjadi lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Berangkat dari cita-cita untuk melahirkan dunia pengadaan yang lebih baik, maka LKPP akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2013 pada 20-21 November 2013, dengan tujuan menyamakan visi dalam rangka mewujudkan “Pengadaan Kredibel Menyejahterakan Bangsa”, menyongsong kewajiban pembentukan ULP pada tahun 2014, meningkatkan jumlah transaksi lelang secara elektronik, meningkatkan persaingan sehat antar para pelaku usaha serta meningkatkan kredibilitas pengadaan barang/jasa pemerintah di mata masyarakat.

Setiap tahunnya LKPP selalu menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPSE dengan jumlah peserta yang terus bertambah, seiring dengan pesatnya pertambahan jumlah LPSE. Hingga saat ini terdapat sekitar 593 LPSE dengan penambahan 60 LPSE sejak awal tahun 2013. Rakornas sebelumnya merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapan LPSE dalam memfasilitasi panitia pengadaan menjalankan kewajiban penggunaan lelang secara elektronik. Kesiapan yang dibidik adalah dari segi infrastruktur, aplikasi, dan pelayanan yang akan diberikan oleh LPSE dalam rangka mendukung kewajiban e-Procurement secara nasional.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LKPP 2013 mengusungkan tema “GALANG PERCEPATAN MODERNISASI PENGADAAN PEMERINTAH MELALUI PENGUATAN LPSE DAN PROFESIONALISME ULP”. Acara ini akan diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari Kepala Daerah, perwakilan LPSE dan ULP di seluruh Indonesia. Beberapa menteri serta Wakil Presiden Republik Indonesia juga dijadwalkan hadir dalam acara Rakernas LKPP 2013 ini. Acara akan diisi dengan talkshow mengenai e-Procurement dan kewajiban pendirian ULP, sharing pengalaman, dan e-Procurement Award. Peserta juga akan dijamu dengan hiburan edukatif dan pembagian doorprize.(Sumber:http://rakor.eproc.lkpp.go.id/)